Tugas Wawancara Kelas IX

Tugas Wawancara

Narasumber     : 1. Penjual Pempek


Wawancara


Pertanyaan                  : Sejak kapan ibu membuka usaha pempek ini ?
Jawaban                      : Sejak tahun 2000.
Pertanyaan                  : Pempek jenis apa sajakah yang di jual di sini ?
Jawaban                      : Beragam, yaitu : kulit , keriting, tahu, telur, lenjer.
Pertanyaan                  : Dari manakah modal untuk membuka usaha ini ?
Jawaban                      : Modal berasal dari hasil pinjaman sana-sini.
Pertanyaan                  : Berapa keuntungan yang ibu dapat dari usaha ini tiap minggunya ?
Jawaban                      : Keuntungan yang saya dapat beragam dari 10-15 jt.
Pertanyaan                  : Dari manakah ide ibu untuk membuka usaha ini ?
Jawaban                      : Pada awalnya saya tertarik dari melihat tante saya membuat pempek.
Pertanyaan                  : Apakah ibu memiliki cabang dari usaha ini ?
Jawaban                      : Ya, saya memiliki cabangnya di jalan Letkol Iskandar no 541-542.
Pertanyaan                  : Ada berapakah pegawai yang ibu miliki untuk membantu ibu ?

Jawaban                      : Pegawai yang saya butuhkan setidaknya 20 orang.



Narasi              :
Wawancara Dengan Pengusaha Pempek

Pada tanggal 14 Agustus 2013. Kami mewawancarai salah satu pengusaha pempek, panggil saya dia Ibu Budi. Kami mewawancarainya dari Siang hari sampai Sore hari. Salah satu factor yang mempengaruhi untuk menjadi Pengusaha Pempek adalah berkat dari tantenya yang pada mulanya untuk membuat pempek, lalu Ibu Budi pun ikut membantunya. Setelah selesai membuat pempek Ibu Budi kaget karena dia sangat menyukai Pempek buatanya bersama salah satu anggota keluarganya itu.
Setelah berbincang-bincang tentang mula-idenya untuk membuka usaha pempek, kami melanjutkan wawancara dengannya tentang usaha yang di bukanya itu. Hasil dari wawancara itu sendiri adalah Beliau telah membuka usahanya sejak tahun 2000 dan masih berjalan sampai saat ini, dan Beliau mejual bermacam-macam jenis pempek. Beliau juga mengatakan bahwa modal untuk membuka usaha pempek itu didapatkan dari pinjaman sana dan sini, beliau juga mengatakan bahwa keuntungannya pun cukup memuaskan. Beliau memiliki sebuah cabang di jalan Letkol Iskandar no. 541-542, untuk menjalankan usaha itu sendiri beliau membutuhkan setidaknya 20 orang pegawai untuk membantu beliau membuat pempek sampai dengan melayani pelanggan.
Beliau sangat bahagia karena sampai saat ini usahanya masih dapat berjalan dan beliau juga mengatakan bahwa keluarganya mendukung beliau untuk terus berusaha demi mendapatkan buah hasilnya itu yang tidak lain adalah uang untuk menyekolahkan anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.



DOWNLOAD THIS POST IN  :
PDF               :  [DOWNLOAD]         [LIHAT ONLINE
Word 2003    :  [DOWNLOAD]         [LIHAT ONLINE]
Word 2007    :  [DOWNLOAD]         [LIHAT ONLINE]

You Might Also Like

0 comments